“Kami berbagi peran dengan jejaring. Pemkot Surabaya menyediakan sarana dan prasarana di RAP, sementara dukungan bagi orang tua dilakukan dengan bekerja sama dengan pihak lainnya,” jelasnya.
Menurut Anna, langkah ini sejalan dengan visi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang ingin memastikan seluruh anak di Surabaya mendapatkan akses layanan dan fasilitas pendidikan yang setara. Ke depan, Dinsos Surabaya juga berencana memperluas lokasi RAP hingga ke tingkat kecamatan agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan tersebut.
“Dengan adanya RAP di setiap kecamatan, layanan bisa lebih dekat dan tidak semuanya harus dibiayai oleh APBD. Kami bisa bersinergi dengan pihak luar untuk menyediakan RAP yang gratis,” tambahnya.
-
Dampak Positif RAP
RAP sendiri telah terbukti memberikan dampak positif dalam melatih kemandirian, keberanian, dan bakat anak-anak disabilitas di Surabaya. Saat ini, banyak orang tua yang antusias mendaftarkan anaknya ke RAP.












