“Ini sudah masuk tahun ke empat. Pertahun ada sebanyak 30 santri Jatim yang kita berikan beasiswa kuliah di Azhar. Dan Alhamudulillah kuotanya ditambah 3 orang per tahun ini,” tegasnya.
“Semangat terus untuk para santri, terus belajar maksimal raih pendidikan dan cita-cita setinggi mungkin,” ujar Khofifah.
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh banyak ulama, kiai dari asumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan tersebut, Khofifah dibanjiri doa dan juga dukungan untuk bisa kembali menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur dan melanjutkan Nawa Bhakti Satya.
“Hari ini, dalem sowan panjenegan sekaligus mohon doa panjenegan semua. Mudah-mudahan di Pilgub Jatim pada 27 November 2024 Allah paring kemudahan , sukses dan kemenangan yang membawa manfaat barakah. Mohon doa anggota jamaah panjenengan, karena kita harus iktiar lahir dan batin . Semoga Allah anugerahkan kemenangan yang manfaat barokah,” pungkas Khofifah.
Di sisi lain, Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Modung Kabupaten Bangkalan KH Muchlis Muhsin menegaskan bahwa pesantren dan juga masyarakat Madura sangat banyak dibantu dan diperhatikan oleh bu Khofifah.
“Mengapa kita harus memilih kembali beliau? Karena di kepemimpinan di periode pertama, beliau berhasil membawa Jawa Timur maju berprestasi. Maka kita tidak rela jika Jatim dipimpin yang lain, kita khawatir cita-cita di periode pertama tidak dilanjutkan,” tegas KH Muchlis.












