Perlu diketahui, pada 2017 menang 56 persen, tahun 2015 lalu menang 52 persen di pilkada yang diikuti PKS.
Sedangkan terkait Pilgub Jatim, PKS masih belum menentukan sikap. “Kami menunggu dari DPW, karena memang proses kita itu bottom up,” kilah Sohibul.
Koalisi partai bisa dengan siapa saja yang paling memungkinkan. Tapi politik bukan sak karepe dewe. Harus ada rasionalitas. Jika di pusat sudah jalin komunikasi makan di bawah harus menyesuaikan.
“Kebetulan di pusat kami memang intensi komunikasi dengan Gerindra. Untuk Jatim, ya kami serahkan ke DPW. Terpenting ada usulan minimal dua pasangan,” ungkap dia.












