“Penghayat bukan hanya harus mampu berdampingan dengan beragam tantangan yang kini dihadapi, namun juga harus mampu mandiri dan memberikan kontribusi bagi kebaikan hidup masyarakat dan lingkungan yang dihidupinya”, imbuh Sjamsul.
Melalui kegiatan Sarasehan Nasional ini diharapkan lahir rencana aksi bagi Penghayat Kepercayaan dan pemerintah untuk dapat menghadapi tantangan dan mampu berkontribusi pada pembangunan nasional yang berkelanjutan. (Caa)












