cakrawalanews.co,- Pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwali Surabaya) Tahun 2024, pasangan cawali (calon walikota) dan cawawali (calon wakil walikota) Surabaya yang muncul hanya Eri Cahyadi – Armuji.
Pasangan petahana ini mendapatkan rekomendasi dari partai PDI Perjuangan (PDIP). Juga partai lainnya seperti PKB yang sudah menyebar pasanga Eri-Armuji di baliho-baliho.
Sedangkan partai politik lainnya, tidak berani memunculkan pasangan cawali-cawawali Surabaya untuk melawan petahana Eri-Armuji.
Kondisi tersebut menjadi keprihatinan dalam demokrasi yang tengah tumbuh saat ini.
Direktur Eksekutif Republic Research Lasiono, SIP, M.IP, mengatakan Kota Surabaya kota besar di Jawa Timur dan menjadi salah satu kota yang menjadi barometer politik.
Tetapi sampai hari ini partai politik yang memperoleh kursi pada Pileg 2024 di DPRD Kota Surabaya tidak memunculkan kader-kader terbaiknya untuk ikut dalam pertarungan Pilwali Surabaya.
Lasiono menilai, Jika kondisi politik ini akan terus dipelihara hingga pendaftaran di KPU, maka akan memunculkan tiga konsekuensi.












