“Kami terpaksa melakukan hal ini (mogok) sebagai jalan terakhir,” terang Darsono.
Salah satu awak angkutan kota, Joko, mengaku minta maaf kepada warga Kota Magelang karena layanan yang terganggu.
“Kami mohon maaf karena masih memperjuangkan hak,” kata Joko.(dtc/ziz)



