Ia menjelaskan, dengan adanya command center maka bisa memantau wilayah jika ada keadaan darurat. “Misalkan ada longsor di Ponorogo, anggota di Polda bisa komunikasi langsung dengan anggota di lapangan. Kita bisa kasih instruksi langsung dari Polda,” ungkapnya.
Namun untuk menunjang smart building itu, jenderal polisi bintang dua tersebut meminta bantuan Pemkot Surabaya untuk jaringan fiber optiknya. Ia menargetkan pembangunan gedung baru yang berada di tengah atau belakang gedung Tribrata Mapolda Jatim bisa selesai maksimal 1 Juli 2018.
Kapolda berharap dengan adanya gedung baru, maka seluruh jajaran Polda Jatim bisa bertugas di Mapolda. “Ada Ditpamobvit yang kantornya di Jalan dr Soetamo. Semoga ke depan bisa punya kantor juga di sini (Mapolda Jatim),” ujarnya.



