Saat disinggung mengenai bantuan pasukan perdamaian, Jenderal Gatot menegaskan siap untuk mengirimkan pasukan. “Kami siapkan pasukan jika ada permintaan. Sampai sekarang permintaan saja belum ada,” ungkapnya.
Meski demikian, kata mantan Pangdam V Brawijaya tersebut, tak menutup kemungkinan TNI memberangkatkan pasukan perdamaian ke Myanmar. “Kemungkinan itu pasti ada karena undang-undang kita mewajibkan, tetapi itu semua tergantung PBB, pasukan perdamaian di bawah kendali PBB,” kata Gatot.
Gatot mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menjalin komunikasi dengan PBB perihal rencana pengiriman pasukan tersebut. Namun, dia menyatakan siap mengirim pasukan TNI jika sewaktu-waktu mendapatkan perintah dari PBB. “Kami siap siaga setiap saat PBB minta, kami siap dan dengan senang hati,” ujarnya. (CN1)












