Toni menjabarkan, sebenarnya tak hanya masalah dokumen, tetapi juga meminta ada pemeriksaan juga terhadap kwalitas bahan baku yang digunakan kontraktor terhadap proyek box culvert tersebut.
“Kedua mutu bahan beton box culvert apakah sudah sesuai dengan apa yang menjadi indikator-indikator lelang,” tandasnya.
Toni berharap dengan turunnya inspektorat Kota Surabaya ini diharapkan dapat membuka tabir dari proyek yang telah membuat Wali Kota Eri Cahyadi uring-uringan.
“Nah dengan demikian inspektorat bisa bekerja sesuai dengan tupoksinya,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan sidak proyek pembangunan box culvert di Jalan Kapasari I, Kecamatan Simokerto, Surabaya, pada Rabu (22/05/2024) lalu.



