Jika situasi yang memicu amarah masih ada, cobalah untuk berpindah tempat sejenak. Pergi ke ruangan lain, ke luar rumah, atau ke tempat yang tenang untuk menenangkan pikiran.
3. Sadari Pemicu Amarah:
Luangkan waktu untuk memahami apa yang memicu amarah Anda. Apakah itu karena situasi tertentu, ucapan seseorang, atau rasa frustrasi? Dengan memahami pemicunya, Anda dapat lebih mudah menghindarinya di masa depan.
4. Ekspresikan Emosi dengan Sehat:
Jika memungkinkan, ungkapkan rasa marah Anda dengan cara yang sehat. Bicaralah dengan orang yang Anda percaya tentang apa yang Anda rasakan. Tuliskan amarah Anda dalam jurnal atau lakukan kegiatan fisik seperti olahraga untuk melepaskan energi negatif.
5. Berlatih Teknik Relaksasi:



