
Surabaya, Cakrawalanews.co – Tradisi kehadiran kandidat berlatar TNI/Polri dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur tampaknya akan berlanjut pada Pilgub Jatim tahun 2018. Seperti Pilgub 2008 dan 2013, kandidat berlatar TNI/Polri diprediksi akan mengisi posisi calon wakil gubernur.
Pernyataan itu disampaikan pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam. “Kans kandidat berlatar TNI/Polri sangat besar untuk mengisi posisi kandidat Cawagub. Mereka ini bisa menjadi politik jalan tengah untuk menjaga keseimbangan parpol anggota koalisi,” urai Surokim, Jumat (8/9/2017).
Menurut Surokim, untuk posisi kandidat Calon Gubernur, baik Khofifah maupun Saifullah Yusuf sudah sangat mantap. Karena itu, partai-partai pengusung Gus Ipul dan Khofifah akan memperebutkan posisi Cawagub. Masing-masing partai itu akan cenderung menyodorkan kadernya sebagai Cawagub.
Sementara, tidak semua usulan partai itu bisa diakomodir. Di sinilah muncul opsi politik jalan tengah dengan memilih calon berlatar TNI/Polri yang berada di luar partai politik.












