
Jember, Cakrawalanews.co – Anggota DPRD Jember terlibat kericuhan dengan pejabat Pemkab Jember dalam ajang rapat pembahasan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran Plafon Penggunaan Anggaran Sementara) Perubahan APBD 2017 di gedung DPRD Jember, Selasa (5/9/2017). Bahkan, terjadi aksi tuding dan lempar kue antara anggota DPRD dan pejabat Pemkab Jember.
Kericuhan dipicu adanya kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menolak memberikan pemaparan. Awalnya, rapat berjalan sesuai rencana. Ketegangan muncul ketika Plt Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pemukiman Rakyat, Yessi Syarifah menolak memberi paparan di hadapan Badan Anggaran Pemkab Jember.
“Kami tidak ada kewajiban memberikan paparan kepada Badan Anggaran,” tegas Yessi.
Pernyataan Yessi membuat anggota Banggar DPRD Jember mempertanyakan pemahaman OPD masalah KUA-PPAS. Bahkan, jika tidak berkenan, DPRD pun mempersilakan Yessi meninggalkan ruang rapat. Yessi dengan santai menyatakan berterima kasih jika diminta pulang.
Pelaksana tugas Sekda Jember, Mirfano akhirnya mencoba memberi penjelasan. Menurut Mirfano, pemaparan sebenarnya dilakukan oleh tim anggaran Pemkab Jember. Agar lebih detail, maka tim anggaran mengajak pejabat OPD terkait tentang perubahan anggaran yang dibahas. Karena tebal dan tidak mungkin dengan detail dijelaskan hanya oleh Sekda, sehingga mengundang OPD untuk membantu menjelaskan.












