Selain itu, Ajeng juga meminta kepolisian setempat, khususnya di kawasan Surabaya Utara, untuk meningkatkan kegiatan patroli di tempat-tempat yang rawan terjadi kasus kriminalitas, seperti yang sering terjadi sebelumnya.
“Saya sarankan untuk lebih menggiatkan kegiatan positif bagi anak-anak, misalnya dengan memanfaatkan balai RW agar lebih ramah terhadap anak-anak. Balai-balaian tersebut juga bisa di manfaatkan untuk kegiatan belajar dan pengajian,” tambahnya.
Dengan langkah-langkah preventif ini, dirinya berharap supaya angka kriminalitas yang melibatkan anak muda di Surabaya dapat di tekan.
“Selain itu juga dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkas Ajeng. (hadi/adv)












