Politisi Gerindra ini menjelaskan, peningkatan sosialisasi kepada anak-anak untuk tetap di rumah setelah jam 9 malam tidak bisa di anggap sepele. Sebab, jam malam di Surabaya ini masih banyak warga kota yang mencari nafkah.
“Orang tua dan dewasa di lingkungan sekitar harus turut berperan aktif dalam menjaga keamanan anak-anak,” ujar Ajeng.
Ajeng juga menekankan pentingnya kerja sama antara masyarakat dengan pihak kepolisian dan Pemkot Surabaya. Hal ini dapat di lakukan dengan menghubungi nomor darurat 112 atau call center yang tersedia, jika terjadi kejadian atau keramaian yang mencurigakan di kalangan anak muda.
“Masyarakat juga bisa membantu meningkatkan keamanan dengan menjadi mata di wilayah masing-masing,” kata Ajeng.












