” Yang jadi kordinator siapa?. Karena dia yang bertanggung jawab,”ucapnya.
Ketika ditanya tentang informasi adanya pergantian petugas BPN, Edi membenarkan, dari 20 pejabat BPN 14 diganti baru,
” Kalau begitu sabar menunggu, karena dari 20 pejabatnya 14 diganti baru, ” jelasnya.
Perlu diketahui, program sertifikasi massal swadaya yang dicanangkan Menteri Agraria Sofyan Jalil di tiga kota besar diantaranya Jakarta, Surabaya dan Batam sebagai percontohan bakal gagal terrealisasi, pasalnya semenjak adanya kasus OTT oleh 5 orang petugas BPN Surabaya II oleh Tim Saber Pungli Polrestabes Surabaya membuat trauma petugas BPN.(hdi/cn02)



