Kedua, perlu ada komitmen untuk menggunakan anggaran secara optimal sampai akhir tahun, sehingga tidak memperbesar sisa lebih anggaran. Besarnya Silpa tidak selalu karena efisiensi tetapi juga lambannya realisasi program. Disisi lain walaupun serapan anggaran di akhir tahun bisa optimal, namun tetap diperhatikan kualitas hasil progtan. Untuk ini perlu dioptimalkam peran perangkat pengawasan internal.
Ketiga yaitu, PAPBD tahun ini akumulasi belanja hibah masih besar. Untuk itu agar dicermati tuntasnya pekerjaan dan pertanggungjawaban program, terlebih dukungan untuk pekerjaan ditingkat desa oleh organisasi kemasyarakatan. Keempat, fraksi golkar mendorong agar pemerintah provinsi selalu berupaya berinovasi dalam rancangan program kerakyatan, dengan mengurangi program kebijakan yang relatif rutinitas. Bahwa penanggulangan kemiskinan dan kesenjangan adalah program prioritas.












