Sementara itu, Asisten Daerah (ASDA) III, Samsir yang menemui perwakilan demonstran mengatakan, tuntutan gaji sesuai dengan UMK dan UMP dinilai sangat berat. Samsir mengatakan tuntutan itu akan membebani struktur anggaran, padahal 22 ribu guru di Banten juga menuntut hak yang sama untuk dijadikan tenaga kependidikan.
“Harapan disamakan dengan UMK sangat berat bagi keuangan pemprov. Penyesuaian agak layak akan kita lakukan,” ujarnya.
Samsir berjanji aspirasi dan hasil pertemuan dengan perwakilan demonstran akan disampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) dan gubernur Banten dalam waktu dekat.(dtc/ziz)



