Dengan AIRAC, lanjut Wisnu, seluruh masyarakat penerbangan sipil domestik dan internasional akan ternotifikasi. Dia berharap para pemangku kepentingan dapat menyiapkan diri, sebelum jalur udara baru itu beroperasi efektif.
Dia mengungkapkan, jalur udara yang dibuka untuk penerbangan komersial tersebut berjarak 75 mil ke selatan Madiun. Menurutnya, jalur udara tersebut sudah disepakati oleh TNI Angkatan Udara.
“Sebelumnya, kami memang mengusulkan 50 mil karena 75 mil itu dirasa masih agak boros. Namun, setelah melihat kepentingan dari sejumlah pihak terkait, kami menyepakati untuk membuka jalur di 75 mil dari Madiun,” tuturnya.



