Ketua Umum PKB ini juga akan mengalokasikan anggaran program tersebut untuk menyediakan BBM bagi para petani, yang masih memakai diesel dalam mengaliri sawahnya. “Kita alokasikan untuk BBM bagi para petani kita, bagi para nelayan kita,” ujarnya.
Menurutnya, sudah dari dulu seharusnya petani, nelayan dan peternak menjadi atensi pemerintah dengan membuat anggaran prioritas. Sebab, para petani adalah tonggak ketersediaan pangan nasional, sehingga tidak lagi memerlukan impor dari luar negeri jika pangan dalam negeri surplus.
“Krisis iklim itu dua, petani dan nelayan, ini dua. Masyarakat kita harus benar benar diprioritaskan, termasuk yang ketiga adalah peternak, padahal mereka adalah pahlawan-pahlawan yang menyediakan pangan buat bangsa kita,” lanjutnya.



