Selain itu, Robby menjelaskan, bahwa penghargaan Potas Award diberikan berdasarkan hasil penilaian kinerja PD maupun BUMD selama satu tahun. Pihaknya menilai, jika para penerima penghargaan ini memiliki kinerja yang baik di tahun 2023.
“Dari catatan teman-teman itu kita menginventarisir kinerja-kinerja PD dan BUMD, sehingga sebagai pertimbangan itu kami kembali mengadakan Potas Award yang kedua,” paparnya.
Di samping Potas Award, dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri Cahyadi sekaligus menyerahkan penghargaan bagi pemenang Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2023. Kompetisi yang dikhususkan bagi wartawan tersebut, diadakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya.
Plt Kepala Diskominfo Kota Surabaya, M Fikser dalam laporannya menerangkan bahwa Lomba Karya Jurnalistik 2023, bukan sekadar ceremony belaka. Tetapi menjadi salah satu strategi dalam menjalin komunikasi yang baik antara pemerintah kota dengan media.
“Selain itu, melalui awarding ini, kami juga berharap ada peningkatan kompetensi karya jurnalistik dari teman-teman, suatu karya yang kemudian kita semua bisa nikmati dari sisi-sisi teman-teman media menulis,” kata Fikser.
Pada tahun 2023 ini, Fikser menyebutkan bahwa Lomba Karya Jurnalistik diikuti total sebanyak 43 wartawan. Lomba jurnalistik dengan tema ‘Pengembangan Kawasan Wisata Heritage di Kota Pahlawan’ tersebut, terbagi dalam beberapa kategori, yakni media televisi, cetak, radio dan online.



