“Karena sebenarnya apa yang kita lakukan, harus tersampaikan kepada masyarakat melalui media, baik itu cetak, online maupun radio. Alhamdulillah matur nuwun (terima kasih) kepada seluruh teman-teman pemerintah kota yang menerima penghargaan dari Potas,” ujar dia.
“Sehingga (penghargaan) ini memberikan semangat kepada panjenengan (anda) semua untuk berbuat lebih baik lagi, berani transparan dan berani memberikan yang terbaik kepada warga Surabaya,” sambungnya.
Untuk itu, Wali Kota Eri mengharapkan Potas Award ke depan dapat menjadi agenda rutin tahunan. Karena menurutnya, penghargaan yang diberikan Potas telah memberikan semangat jajaran Pemkot Surabaya untuk selalu berbuat kebaikan.
“Karena manusia tempatnya salah, kalau tidak ada hal yang seperti ini, maka tidak ada kontrol, kalau tidak ada kontrol, maka kehancuran yang ada di Kota Surabaya. Dan hari ini ternyata sinergitas sangat luar biasa,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Ketua Potas Surabaya, Robby Julianto menyampaikan, bahwa pada Potas Award tahun 2023, pihaknya menambah kriteria penilaian kinerja terhadap BUMD di Kota Pahlawan. Sehingga total sebanyak 22 penghargaan yang diberikan pada tahun kedua Potas Award digelar.
“Ke depan mungkin akan kita perluas lagi untuk kategori penghargaan, bahkan untuk eselon yang paling bawah. Kami berharap ini bisa terselenggara setiap tahun agar menjadi fungsi kontrol terhadap kinerja PD dan BUMD untuk kemajuan Kota Surabaya,” kata Robby.



