“Kami membantu warga yang tidak mendapatkan tumpangan. Kapolres juga sudah mengerahkan seluruh armada untuk membantu para warga,” kata Troy.
Sementara itu, Masnadi, Ketua Koordinator Angkutan Umum GP menegaskan, kehadiran transportasi online menurunkan pendapatan para sopir. Bahkan tidak sedikit sopir yang harus nunggak setoran setiap bulannya.
“Kami sudah rapat lebih dari tiga kali untuk membahas transportasi online, tapi sampai saat ini belum ada keputusan. Hari ini seluruh angkutan umum mogok massal di kantor organda, DPRD, dan sejumlah titik lainnya,” katanya.












