Cakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Peringatan hari pangan se dunia, Pemkot Surabaya gelar pasar murah

×

Peringatan hari pangan se dunia, Pemkot Surabaya gelar pasar murah

Sebarkan artikel ini
warga saat membeli pridk dalam gelaran pasar murah yang digelar Pemkot Surabaya
warga saat membeli pridk dalam gelaran pasar murah yang digelar Pemkot Surabaya

“Surabaya tidak menggunakan dana darurat karena kita sudah menggunakan belanja program, sudah ditentukan terkait penanganan inflasi dari belanja program. Tapi kalau ternyata subsidi dari belanja program itu kurang, maka kami menggunakan belanja darurat atau BTT,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan bahwa dalam Gerakan Pangan Murah serentak Nasional, pemkot menyediakan beras sebanyak 10 ton, gula sebanyak 1,5 ton, minyak goreng sebanyak 1.300 pack, serta bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit masing-masing sebanyak 200 kg. Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini direncanakan akan terus berlanjut hingga bulan Desember 2023, setiap dua pekan sekali.

“Bahan pokok yang dijual dibawah harga pasar, minyak seharga Rp 14.000, gula Rp 14.000, cabai rawit Rp 5.000 per pack. Seperti yang disampaikan Pak Wali, setelah ini Kecamatan Pakal dan Sambikerep karena kita sudah keliling di Surabaya Pusat, Timur dan Selatan. Setelah itu kita ke wilayah Surabaya Utara supaya masyarakat semua bisa merasakan semuanya,” kata Antiek.

Oleh sebabnya, Ina Rahmawati warga Kecamatan Sukomanunggal Kota Surabaya ikut memanfaatkan program Gerakan Pangan Murah. Ia mengaku bahwa harga bahan pokok yang tersedia melalui Gerakan Pangan Murah dibawah harga pasar.

“Terima kasih kepada pemerintah yang menyediakan pasar murah ini karena sangat membantu bagi kami. Saya tadi beli beras dan minyak, harganya di bawah pasaran. Semoga ke depan, pemerintah bisa mengontrol harga pangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *