Berita UtamaCakrawala SurabayaIndeks

Peringatan hari pangan se dunia, Pemkot Surabaya gelar pasar murah

×

Peringatan hari pangan se dunia, Pemkot Surabaya gelar pasar murah

Sebarkan artikel ini
warga saat membeli pridk dalam gelaran pasar murah yang digelar Pemkot Surabaya
warga saat membeli pridk dalam gelaran pasar murah yang digelar Pemkot Surabaya

Berdasarkan arahan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (RI) Tito Karnavian, pemerintah daerah diminta untuk menjaga 3 komoditas yang kerap menyumbang inflasi, diantaranya adalah gula, beras, cabai rawit. Karenanya, pemkot telah menyiapkan skema dalam upaya menjaga stok bahan pangan dan distribusi. Yakni, memiliki neraca komoditi terhadap stok beras dan gula, serta menjalin kerjasama dengan daerah penghasil cabai.

“Gula dan beras kita sudah ada neraca komoditinya, itu terpenuhi kebutuhannya sampai bulan Desember 2023, kita stoknya ada. Sehingga warga jangan panik karena stoknya ada dan harganya bisa stabil. Cabai rawit juga sudah kita lakukan intervensi dengan daerah penghasil maupun pasar induk, jadi di Surabaya ini sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi),” jelasnya.

Oleh sebab itu, Pemkot Surabaya akan membuka satu stand khusus di setiap pasar di Kota Pahlawan. Hal ini bertujuan untuk memberikan imbauan kepada para pedagang untuk tidak menjual bahan pokok di atas HET sesuai ketentuan pemerintah pusat.

“Sebagian sudah jalan, hari ini di pasar Wonokromo sudah. Kita letakkan di depan sendiri untuk tempat menjaga HET. Kalau tidak begitu, pedagang yang di dalam pasar bisa menaikan lagi (harganya). Target di bulan ini dan maksimal 10 Nopember sudah ada semua,” terang dia.

Meski demikian, Wali Kota Eri mengaku bahwa dalam upaya menekan inflasi, Pemkot Surabaya tidak menggunakan anggaran belanja tidak terduga (BTT). Sebab, seluruh kebutuhan tersebut telah terpenuhi melalui anggaran belanja program.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *