Eddy menjabarkan bahwa, ada sejumlah hal yang menjadi kendala dalam realisasi aktivasi IKD. Salah satunya adalah masih banyak pelayanan publik yang dilakukan pemerintah dan swasta belum memanfaatkan IKD.
“Di Surabaya yang sudah memanfaatkan ada Bank Jatim. Kemudian kantor-kantor rumah sakit pemerintah, ada RSUD dr Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada. Kita sekarang dengan Imigrasi supaya memanfaatkan,” ujar dia.
Eddy meyakini, apabila seluruh layanan publik swasta maupun pemerintah sudah memanfaatkan IKD, maka otomatis masyarakat juga turut serta melakukan aktivasi.
“Kalau semuanya sudah memanfaatkan, pastinya masyarakat akan melakukan aktivasi IKD,” kata dia.



