“Sampai saat ini sudah 1.159 Balai RW yang selesai diperbaiki, baik dari Dakel atau dari DPRKPP yang kemudian diresmikan serentak pada 16 Agustus 2023 oleh Bapak Wali Kota Surabaya,” jelas dia.
Di tempat terpisah, Ketua RW III, Kelurahan Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Hendri Susanto menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri Cahyadi. Menurutnya, keberadaan dan fungsi Balai RW sekarang lebih banyak manfaatnya dirasakan oleh warga.
“Matur nuwun (terima kasih) bapak. Renovasi Balai RW dan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) sungguh sangat dirasakan manfaatnya oleh warga,” kata Hendri Susanto.
Menurut dia, tidak hanya program revitalisasi Balai RW yang kini manfaatnya telah dirasakan langsung oleh warga. Namun banyak program lain yang disediakan pemkot juga telah dirasakan manfaatnya oleh warga. Seperti di antaranya, pelayanan Puspaga di Balai RW hingga Program Sinau dan Ngaji Bareng.
“Bahkan terbentuknya Kader Surabaya Hebat (KSH), sudah menjadi garda terdepan dalam menghadapi persoalan-persoalan warga,” ujar Hendri.
Hendri bahkan mengakui, keberadaan Balai RW juga membuat kerukunan dan gotong-royong antar warga di wilayahnya semakin erat. Kerukunan ini terjadi tak hanya dalam lingkup satu RW, melainkan pula dengan wilayah lainnya.
“Dari pertemuan rutin telah membentuk perilaku budaya dan kerukunan antar warga. Saat ini kerukunan tidak hanya terjadi di lingkungan RT dalam satu RW, tetapi sudah berkembang tegur sapa kerukunan antar warga, antar RW,” tuturnya.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua RW 03 Kelurahan Tandes, Kecamatan Tandes Surabaya, Melania Herwati Iriawan. Mewakili warga, ia menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri beserta jajaran Pemkot Surabaya yang telah membantu renovasi Balai RW di wilayahnya.
“Fasilitas Balai RW pun kini lebih lengkap. Ada beragam jadwal Puspaga, serta kantor pelayanan bagi warga juga dilengkapi dengan komputer. Semoga kerjasama antara warga dengan Pemkot Surabaya terus berjalan baik,” pungkasnya. (ADV)












