Bagi Irwan, PKS menempatkan para pemuda sebagai subyek, bukan obyek politik.
“Mereka ini penerus bangsa, karenanya generasi milenial dan gen z kita ajak langsung berjuang di bidang politik bersama PKS membangun bangsa ini,” katanya.
Dalam sambutannya, Irwan mengutip pidato Presiden PKS Ahmad Syaikhu tentang berbagai hal yang menjadi PR bersama dalam membangun bangsa ini.
Kondisi saat ini, Irwan menyampaikan, masih banyak perlakuan tidak adil kepada anak bangsa yang dipertontonkan.
“Hukum belum memberikan keadilan dan perlindungan bagi seluruh rakyat Indonesia. Jika tidak ada yang mempejuangkan, masa depan penegakan hukum makin mengkhawatirkan,” tegasnya.
Ia memberi contoh, Mahkamah Agung baru saja memberi diskon besar-besaran kepada pelaku pembunuhan berantai terhadap Brigadir Joshua.
“Pisau hukum semakin tampak tumpul pada mereka yang punya materi dan kuasa, sementara tajam pada rakyat kecil,” ujarnya.












