Ghoni menerangkan, dalam upaya menghidupkan pemikiran Bung Karno, dirinya sebagai legislator tidak bisa bekerja sendirian.
“Perlu adanya kerjasama antar stakeholders untuk memajukan wilayah. Disitulah letak Pancasila, mengikis individualisme dan mendorong kerjasama kolektif.” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Aryo Seno Bagaskoro menekankan peran penting Bulak dalam perspektif geopolitik.
“Hari ini dunia sedang mengalami pergeseran poros ekonomi dari barat ke timur. Anak-anak muda di pesisir Bulak harus berwawasan sejarah dan berkesadaran kritis. Kemudian menangkap potensi sebagai tuan rumah yang baik dan menjadi wajah serambi depan peradaban Surabaya.” Paparnya.



