“Hari ini kita resmikan Posko Ganjar Presiden di kampung Soekarno, tepat 6 Juni yang kita peringati sebagai Hari Lahir Bung Karno,” kata Adi.
Achmad Hidayat mengatakan, keberadaan posko Ganjar Presiden semakin menguatkan gotong royong di kampung-kampung.
“Spirit gotong royong diajarkan oleh Bung Karno, digali dari kearifan masyarakat Indonesia di seantero nusantara, dan sekarang kita warisi praktik kehidupan sehari-hari,” kata Achmad Hidayat.
Dijelaskan Adi, Juni diperingati sebagai Bulan Bung Karno. Dimulai peringatan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, kemudian 6 Juni diperingati Hari Lahir Bung Karno, dan 21 Juni diperingati wafatnya Sang Proklamator yang dimakamkan di Kota Blitar.
PDI Perjuangan Kota Surabaya mengisi Bulan Bung Karno dengan pendirian posko-posko Ganjar Presiden, yang semakin gencar di Kota Pahlawan.



