“Saya minta tolong kepada njenengan (anda) semua untuk menciptakan anak-anak yang mengerti agamanya. Jadikan anak-anak yang memiliki akhlakul karimah yang bisa membedakan mana yang baik dan benar. Kalau sudah dilandasi agama, kita tidak akan menyakiti lainnya, jadi bisa saling membantu,” kata Wali Kota Eri.
Menurutnya, anak-anak di Kota Surabaya tidak boleh hanya sekedar menghafal, tetapi juga harus mengerti arti dan makna dari kitab suci.
“Sehingga diharapkan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dimana kegiatan sosial ini dalam kegiatan sehari-hari harus saling bergotong-royong, karena Surabaya adalah kota toleransi,” ujarnya.












