Meskipun demikian, legislator Fraksi PDIP Surabaya tersebut menambahkan selain menimbulkan polusi suara, juga kerap memicu tawuran.
“Karenanya kita mendesak supaya dinas terkait, terutama Disporapar melakukan pembinaan terhadap Chug Bar, agar kegiatannya tidak menganggu warga yang rumahnya berdekatan dengan tempat hiburan tersebut,” tegasnya.
Anas meminta supaya Chug Bar benar-benar menyempurnakan peredaman suara musik yang selama dianggap menganggu warga. Dan memperhatikan keamanan, untuk mencegah terjadinya tawuran.
“Selama ini pihak pemilik juga tidak pernah bersilaturahmi ke warga. Karena kita juga meminta supaya pemilik melakukan pendekatan ke warga, agar persoalan ini terselesaikan dengan baik,” terangnya.
Disisi lain, Anas berharap, kegiatan usaha jangan sampai tutup selama memenuhi aturan yang berlaku.












