Surabaya,cakrawalanews.co – Kondisi sarana dan prasarana gedung kesenian Taman Hiburan Rakyat (THR) dikeluhkan Kelompok kesenian Ludruk Irama Budaya yang biasanya manggung di THR Surabaya.
Keluhan tersebut disampaikan kepada kalangan DPRD Surabaya Selasa (25/07) diruang Komisi D DPRD Surabaya.
Sekretaris Ludruk irama Budaya, Meimura saat audiensi di Komisi D mengungkapkan, bahwa pihaknya merasa sarana dan prasarana yang digunakan tidak representative lagi.
Itu merujuk dari sejumlah pementasan, banyak penontonnya yang mengeluh karena merasa tidak nyaman dengan kondisi gedungnya.
“Penonton menyampaikan toiletnya tak layak. Ketika kami akan menangani, itu kewenangan pemerintah kota,” paparnya.
Di sisi lain, menurut Meimura, pihaknya juga terbebani dengan biaya-biaya operasional lainnya yang harus ditanggung sendiri seperti listrik, air dan sebagainya.
“Soal retribusi kalau sepi kita digratiskan,” paparnya.












