Berita UtamaCakrawala SurabayaIndeks

Pegiat kesenian tradisional Karawitan di Surabaya butuh perhatian Pemkot

×

Pegiat kesenian tradisional Karawitan di Surabaya butuh perhatian Pemkot

Sebarkan artikel ini

Menurut Tugimin seluruh kegiatan Margahayu dibiayai secara swadaya. “Setiap latihan kita ada iuran per anggota Rp 25 ribu. Tiap pertemuan seminggu sekali kita bayar pelatih Rp 250 ribu. Sehingga kalau sebulan sebesar Rp 1 juta. Sedangkan perangkat gamelan disediakan oleh pelatih,” jelasnya.

Tugimin menambahkan, meski baru terbentuk setahun lebih, namun kelompoknya sudah beberapa kali tampil dimuka umum.

“Diantaranya beberapa kali di gereja, kemudian di Muhammadiyah Sutorejo. Dan nanti mau tampil juga di acara sedekah bumi di desa kami,” ujarnya.

Tugimin mengaku prihatin, terhadap nasib kesenian tradisional, yang saat ini tidak lagi populer di masyarakat. “Khususnya untuk anak-anak muda. Padahal kita sudah mengenalkan dengan setiap kali kami latihan di balai RW, tapi mereka masih enggan untuk ikut,” terangnya.

Ia juga berharap perhatian dari Pemkot Surabaya. “Kami ingin ada perhatian dari Pemkot terutama dinas pariwisata agar kita bisa dibina,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *