Lebih lanjut Sendi mengatakan sentra UMKM di Kopisae baru berjalan diawal bulan ini dengan melibatkan 30 pelaku UMKM lokal. Untuk sementara sebagai trial UMKM berjualan pada Sabtu dan Minggu mulai jam 6 pagi sampai jam 9 pagi sebelum cafe buka.
“Program ini akan kita kembangkan, kita copy paste di cabang kami. Rencananya nanti di Gubeng. Program ini berkembang bersama-sama UMKM lokal. Kita rencana ada lagi di Gubeng,” terangnya.
Menurut Sendi sentra UMKM yang di inisiasi pihaknya sudah melalui komunikasi dengan pihak RT/RW, Kelurahan dan Kecamatan.
“Kami ini juga bagian dari UMKM. Kami mengajak UMKM lokal diwilayah kita di Margorejo untuk mendapatkan tempat berdagang yang lebih representetatif sehingga produk mereka bisa lebih diserap oleh market,” imbuhnya.
Sendi menambahkan, pihaknya ingin menjadi wadah pelaku UMKM yang menjajakan kuliner lokal yang jadi legenda di Surabaya supaya bermunculan.












