Siti adalah otak di balik kasus ini. Selain membuat, Siti juga mengedarkan. Sementara Tuni dan Mala membeli dari Siti dan diedarkan. Tuni dan Mala membeli uang palsu dari Siti dengan perbandingan 1:3. Teknisnya, Tuni dan Mala biasa membeli Rp 1,5 juta uang palsu dengan uang asli sebesar Rp 500 ribu.
“Yang kami amankan pertama kali adalah Siti Soleha,” kata Iqbal.












