Wakil rakyat itu menuturkan secara umum masyarakat khususnya para pelaku ekonomi itu mendukung pembangunan saluran untuk mengatasi banjir.
“Warga mendukung pembangunan, namun kita tidak bisa menyalahkan kalau warga kemudian merasa terganggu, terdampak baik secara finansial dirugikan,” ungkap Reni.
Namun, lanjut Reni, pedagang-pedagang ini menyayangkan proses penyelesaian yang memakan waktu lama dan menimbulkan dampak terlebih komplain konsumen mereka.
Bahkan tidak sedikit yang tutup lapak karena sulit parkir bagi konsumen yang ingin membeli sebab keadaan pengerjaan yang tidak kunjung rampung.
Politisi PKS ini lantas mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar proses pembangunan senilai 9,7 Milyar dengan lama pekerjaan 150 hari ini dapat segera rampung












