Surabaya, cakrawalanews.co – Rencana Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya melakukan penyesuain kenaikan tarif mendapat dukungan dadi kalangan akademisi.
Mereka menilai bahwa kenaikan tarif ini dalam rangka menjaga sebuah sistem untuk menjaga keberlangsungan instalasi supaya bisa berkelanjutan dan tidak menjadi beban yang lebih besar bagi PDAM.
Guru Besar Institut Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) Prof. Joni Hermana menegaskan bahwa secara prinsip ada tiga hal yang menjadi konsen kajiannya.
Diantaranya, lanjut pria yang pernah menjadi rektor ke 11 ITS itu, pertama, tarif yang diberlakukan apakah sudah memenuhi azaz keadilan.
“Dalam artian tarif yang dibebankan ke pelanggan ini diterima apa tidak, kemudian bagi penerima subsidi apakah sudah menggunakan air secara bijak? Secara prinsip pelanggan yang kategori pelanggan penggunaan air dalam jumlah kecil tetapi ketika ada yang menggunakan jumlah besar ini harus ada penyesuaian,” urainya.












