Tak lupa, Gogot yang juga mantan Wartawan Radio tersebut mengajak mahasiswa untuk tidak golput dalam Pemilu. “Mekanisme demokrasi apa yang akan diperjuangkan? Pasalnya pemilu sekarang sudah dilaksanakan dengan predictable process dan unpredictable result,” jelas Gogot.
Terlebih mahasiswa menjadi bagian masyarakat yang mempunyai idealisme dan nalar kritis tinggi. “Sehingga segmen pemula dan pemuda memang menjadi atensi KPU Jatim untuk menjadi agen sosialisasi. Terlebih dengan jumlah mereka yang dangat dominan dalam daftar pemilih,” pungkas Gogot.
Untuk diketahui, sebelum dilakukan diskusi, sejumlah 10 mahasiswa juga dikenalkan informasi kepemiluan dengan mengunjungi Rumah Pintar Pemilu Punakawan. Turut hadir dari KPU Jatim selain Gogot dan Rozaq, Sekretaris Nanik Karsini, Kasubbag Partisipasi Masyarakat Prahastiwi dan Staf terkait.



