“Sebagai partai nasionalis religius, kami percaya bahwa Allah SWT, Tuhan YME yang bisa membolak-balikkan hati manusia, semoga doa Ibu-ibu pengajian bisa membalikkan hati yang awalnya warga tidak suka menjadi pemilih Partai Golkar, yang sudah suka tambah semakin mencintai Partai Golkar,” jelasnya.
Sudarmi, salah satu jemaah pengajian ibu-ibu Sukolilo mengaku terharu dengan langkah silaturahmi dan permohonan restu yang dilakukan oleh Ketua DPD Golkar Surabaya kepada masyarakat terutama kalangan ibu-ibu pengajian.
“Kami sangat terharu dengan upaya Pak Toni yang kami anggap punya tata krama atau bahasa jawanya unggah-ungguh. Tanpa memandang kedudukan dan pangkat, beliau meminta restu dan doa kepada ibu-ibu masyarakat kecil ini,” ujarnya.



