“Tentunya, ini akan memperkokoh dan semakin menguatkan bahwa event ini tida kada di daerah lain, selain di Kota Pahlawan ini,” tegasnya.
Selain itu, Wiwiek juga menjelaskan bahw adua event nasional dari Kota Surabaya ini akan menjadi komoditas bisnis di Kota Pahlawan. Sebab, ketika event ini ditarik ke event nasional, berarti jangkauan penonton dan pengunjungnya akan semakin luas, sehingga ini akan mengangkat perekonomian Surabaya.
“Ini salah satu cara kami untuk mendatangkan para wisatawan berkunjung ke Kota Pahlawan ini. Semoga ini juga menjadi pelecut semangat kami untuk terus berkreasi dalam menggelar Parade Surabaya Juang dan Festival Rujak Uleg kedepannya,” kata dia.
Filosofi Parade Juang

Tahunini, Parade Surabaya Juangdiikuti oleh 3.500 peserta. Para pesertaterdiridariprajurit TNI, Polri, perangkatdaerah di lingkupPemkot Surabaya, berbagaikomunitassejarah dan pemuda, sertaorganisasikemasyarakatan.
Dalam parade tersebut, Wali Kota Eri dan Wakil Wali Kota Surabaya ArmujisertajajaranForkopimda Surabaya menunggangikuda. Hal inimenjadipembedapagelaran Parade Surabaya Juangtahunini. Biasanya, Wali Kota Surabaya dan Wakil Wali Kota Surabaya sertaForkopimda Surabaya menaiki tank Anoa dalam event tersebut.












