Selain itu pula, relaksasi pajak daerah juga menjadi opsi alternatif Pemkot Surabaya sebagai wujud kepedulian bagi sektor pelaku usaha di Surabaya.
“ Sebagai kompensasi atas renegoisasi upah relaksasi pajak daerah bisa menjadi opsi jalan keluar untuk menggembalikan siklus rantai ekonomi ditengah masyarakat,” paparnya.
Lebih lanjut politisi Partai Gerindra itu mengatakan, bahwa operasi pasar untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat, tidak cukup menjadi solusi untuk saat ini.
“Operasi pasar dilakukan ketika ada kelangkaan item kebutuhan pokok yang berakibat pada naiknya harga. Dalam situasi sekarang, bahan pokok banyak tersedia namun daya beli masyarakat rendah. Lagi pula seberapa banyak operasi pasar mampu menjangkau seluruh warga Surabaya,” imbuhnya.
Thony menambahkan, ketika kebijakan kenaikkan harga BBM bersubsidi tidak bisa dilakukan peninjauan kembali, maka yang harus dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya, menghimbau masyarakat untuk bisa berhemat dimasa saat ini.












