“Mudah-mudahan kerja sama itu ke depan lebih dipererat dengan Pak Wali Kota dan jajaran Pemkot Surabaya. Barangkali bisa kami bantu dalam mengembangkan atau menggali apa saja yang diperlukan oleh Kota Surabaya,” tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Eri Cahyadi menyambut baik penawaran kerja sama yang disampaikan para Guru Besar FIB UGM tersebut. Apalagi sekarang ini, pemkot tengah membangun museum sejarah di rumah kelahiran Bung Karno sekaligus Sekolah Kebangsaan yang berada di Jalan Pandean Gang IV No 40, Surabaya.
“Saya ingin membuka sejarah awal mula Surabaya di museum itu. Jadi museum ini akan bercerita mulai datangnya pasukan Tar-tar, lahirnya nama Suroboyo sampai akhirnya merebut kemerdekaan resolusi jihad. Itu yang ingin saya munculkan,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.
Melalui museum tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi berharap dapat membangkitkan semangat nasionalisme kebangsaan masyarakat, khususnya anak-anak di Kota Surabaya. Terlebih, ia memandang, seiring dengan perkembangan zaman, anak-anak sekarang kurang berminat terhadap sejarah bangsanya.



