Dengan pelatih dan materi yang ada ini, sementara ia memasang target untuk dapat lolos Pra-PON.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI Jatim Irmantara Subagjo menyampaikan, akan mendukung apapun yang dapat menunjang prestasi Jatim.
“Nama-nama ini akan kita terima dulu, selanjutnya akan ada seleksi pelatih. Tentunya yang terbaik akan kita pilih,” ujarnya.
Untuk cabang olahraga sepakbola PON XXI/2024, PSSI Pusat sudah menetapkan atlet maksimal kelahiran 1 Januari 2003 dan pemain amatir. Artinya pemain Liga 1, Liga 2, dan EPA U-18 tidak boleh tampil karena sudah pemain profesional. (Caa)












