“Semenjak kami menetapkan rehabilitasi pipa 150 km, mata kami semakin terbuka. Ternyata ditengah kota masih banyak pipa-pipa kecil ukuran 1 dim sampai 2 dim. Dan tahun kita kita tuntaskan dulu rehabilitasi 31 Km pipa-pipa kecil tersebut,” imbuhnya.
Menurut Arif, jaringan pipa tersier terkait dengan persoalan itu sebenarnya sudah memadai.
“Namun begitu masuk kekampung karena dulu belum padat penduduknya maka pipanya kecil. Nanti kalau sudah dilakukan penggantian pipa maka aliran air menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya sekitar 20 rumah di kampung Blauran Kidul Gang 1 tidak mendapatkan air PDAM sejak 10 tahun akibat jaringan yang pipa rusak.



