Cakrawala HumanityHeadlineHumanioraIndeks

Anak Sulit Makan, ini Solusi Mengatasinya

×

Anak Sulit Makan, ini Solusi Mengatasinya

Sebarkan artikel ini
dr. Lianto Kurniawan Nyoto, Sp. A. dokter spesialis anak,
dr. Lianto Kurniawan Nyoto, Sp. A. dokter spesialis anak,

Secara lebih rinci, dr. Lianto juga menjelaskan mengenai golden period yang lebih dikenal dengan istilah 1000 hari kehidupan. Dimana dalam masa ini dimulai pada saat usia kandungan, lahir, hingga 2 tahun tumbuh kembang anak.

“ Pada golden period ini, anak sangat memerlukan asupan nutrisi yang optimal karena 80 persen pembentukan otak terjadi pada usia ini, sehingga pentingnya anak mendapatkan asupan karbohidrat, protein hewani, dan lemak yang cukup,”terangnya.

*Kondisi yang Menyebabkan Anak Enggan Makan*

Disii lain tidak serta merta anak menolak untuk makanan. Ada berbagai faktor yang mempengaruhinya, di antaranya:

  1. Phobia terhadap makanan baru diketahuinya.
  2. Sakit atau mengalami kondisi medis tertentu.
  3. Terdistraksi dengan gadget, TV, dan mainan.

Menangani kasus kesulitan makan pada anak, orang tua dapat melakukan beberapa cara di bawah ini:

  1. Berikan makanan dengan menu tidak monoton, dan sesuai porsi anak
  2. Sajikan makanan dengan tampilan yang menarik.
  3. Tetapkan jadwal makan yang teratur, dengan durasi makan hanya 30 menit saja
  4. Berikan variasi rasa dan jenis makanan (mengandung karbohidrat, protein hewani, lemak).
  5. Berikan cemilan yang sehat.
  6. Dalam proses makan, jangan memaksa dan memarahi anak
  7. Konsultasikan ke dokter anak untuk mendapatkan pantauan medis mengenai tumbuh kembang anak.

Lebih lanjut kata dr. Lianto apabila anak masih kesulitan mengonsumsi makanan, segera konsultasikan ke dokter anak guna mencari penyebab anak kesulitan makan sehingga dapat segera di lakukan tatalaksana gizi, edukasi, dan rencana tindakan yang diperlukan untuk membantu permasalahan anak

“Anak sulit makan terkadang dirasa normal dengan batasan waktu tertentu. Orang tua dapat menyingkapinya dengan sabar, kontrol rutin ke dokter (karena tumbuh kembang anak adalah hal yang penting), serta catat rekam jejak perkembangan anak, terutama kaitannya dengan asupan makanan dan nutrisi anak.” Ujar dr. Lianto menutup acara Bincang Sehat dari Siloam Hospitals Surabaya.(cn01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *