Grafik tumbuh kembang anak dapat menjadi penjuru dan penilaian secara objektif untuk mengukur kondisi anak. Grafik tersebut tentunya membantu orang tua untuk lebih mawas diri terutama dalam mengatasi kekhawatiran mengenai kondisi kekurangan nutrisi pada anak.
Di sisi lain, mengacu pada WHO , nutrisi yang cukup bagi anak dalam satu hari dapat dikategorikan dengan 3 kali asupan makanan besar, 1-2 kali makanan selingan, ditambah ASI atau susu tergantung usia anak, Pemberian makan pada anak tentunya didasari pada jam pengosongan lambung normal, akan lebih baik jika orang tua turut membuat jam makan untuk anak.
Berbicara mengenai asupan makanan, porsi makan anak juga perlu diperhatikan dan disesuaikan tergantung pada usianya.
Menurut penjelasan dr. Lianto, Pada anak usia 6-9 bulan, cukup dengan 3 sendok makan atau setengah mangkuk ukuran 250 ml, tentunya dimulai sedikit – sedikit dan pelan-pelan ditingkatkan sesuai kemampuan anak, Porsinya akan terus meningkat sampai anak berusia 1 tahun (misalnya), tekstur makannya pun juga berbeda. Dalam satu piring makanan, setidaknya sudah meliputi asupan karbohidrat, protein hewani, dan lemak.
“ Untuk sayur dan buah, cukup hanya diperkenalkan saja sebagai asupan yang nantinya akan dikonsumsi si anak pada usia > 2 tahun”urainya.












