“Untuk hari Sabtu, kita siapkan untuk tim pemotongan dan tim pengemasan. Tim pemotongan ada lima, satu timnya terdiri dari 8 orang. Sedangkan tim pengemasan satu timnya ada 10 orang,” paparnya.
Selain itu, pada hari Sabtu, RPH Surabaya akan melaksanakan pemotongan sebanyak 15 ekor. Sedangkan untuk hari Minggu dan senin ada 70 ekor sapi yang akan di potong.
“Karena kami sudah sold out hari Kamis. Jadi kami hari ini fokus pada jadwal pengiriman dan pemotongan,” urai Fajar.
Selain itu, untuk tahun ini warga yang menyaksikan pemotongan di masjid masih tetap di batasi seperti tahun sebelumnya. Pasalnya, meski angka Covid-19 di Surabaya melandai, namun bila banyak penonton maka akan mempersulit alur kinerja dari petugas RPH.
“Kan ada lalu lintas daging yang harus di bawa ke tempat pengemasan. Terus dokter kita juga memeriksa sapi yang datang dari luar. Kalau perwakilan saja tidak apa-apa,” ucapnya.
Kendati demikian, ia juga mengklaim untuk kemasan daging tersebut tergantung pada pemesan. “RPH Surabaya hanya menyediakan plastik food grade,” pungkas Fajar.(hadi)



