Risma menambahkan, bahwa setelah dirinya melakukan pendekatan ternyata korban bisa berbicara namun karena jarang terlatih.
“ Ternyata dia ga bisu. Jadi setelah kita kasi alat bantu dengar, ternyata dia bisa nirukan. Tadi saya coba ngomong “ibu”, dia bisa nirukan,” ungkapnya.
Risma melanjutkan bahwa di balai nanti, korban akan mendapatkan pelatihan yabg disesuaikan dengan minat dan bakat si korban.
“ Macam-macam kalau di Solo, tergantung passion dia, tertarik apa? Ada yang food, handycraft, jahit dan lain sebagainya tergantung passion. Memang dia minta ke Solo,” bebernya.



