Berita UtamaCakrawala SurabayaIndeks

Sambung Rasa di Kampung Ketandan. Anas Karno dan Warga Komitmen Pertahankan Bentuk Asli Makam Mbah Buyut Tondo

×

Sambung Rasa di Kampung Ketandan. Anas Karno dan Warga Komitmen Pertahankan Bentuk Asli Makam Mbah Buyut Tondo

Sebarkan artikel ini

Indra mengatakan, tidak mengetahui usia makam tersebut, karena tidak ada literatur otentik. “Tapi bentuk makam tidak ada perubahan sampai sekarang. Nisannya putih tidak ada tulisan dan batanya pecah-pecah,” imbuhnya.

Menurut Indra, pernah ada wacana dari beberapa warga untuk mengajukan ke pemerintah kota supaya memugar makam,  menyerupai makam Syech Malik Maulana Ibrahim, agar terlihat lebih cantik.

“Namun akhirnya warga bersepakat, supaya bangunan makam tetap dipertahankan sesuai aslinya. Wis jarno bentuke ngono. Renovasi bisa dilakukan di sekitar area makam. Tidak menyentuh bangunan makam. Kesepakatan ini kita tegaskan lagi dalam diskusi dengan Pak Anas,” jelasnya.

Indra mengatakan dulunya area makam ini tidak ada saluran air PDAM. “Dan sekarang sudah ada, atas bantuan Pak Anas. Pak Anas juga membantu ndedeli lis baru disisi makam. Sehingga makam tetap dalam bentuk aslinya,” pungkasnya.

Anas Karno sepakat dengan warga Kampung Ketandan. Keputusan warga yang ingin mempertahankan bentuk asli makam, sebagai upaya menjaga kelestarian Makam Mbah Buyut Tondo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *