Yudha menyebut dengan melihat kondisi setoran PAD BUMD, pihaknya telah menyampaikan ke komisinya sebelum adanya Pansus Pembahas LKPj Gubernur Jatim tahun Anggaran 2021 agar membuat kajian terhadap semua BUMD termasuk anak perusahaannya. Kajian oleh akademisi berdasarkan data dari Biro Perekonomian tersebut untuk mengetahui BUMD dan anak perusahaan yang perlu disupport APBD Jatim. Sebaliknya, BUMD dan anak perusahaan perlu ditutup, jika hasil kajian terus membebani APBD.
Yudha membeberkan, salah satu hasil kajian adalah mendorong Pemprov Jatim menutup anak perusahaan PT JGU yakni PT Puspa Agro karena setiap tahun memberi kerugian kepada induk perusahaannya.
“Dari sekian BUMD dan anak-anaknya agar membuat kajian mana-mana yang perlu disupport dan mana yang harus ditutup. Dan hasil kajian sudah keluar. Terutama soal Puspa Agro didorong agar dilepas,” ujar pria yang juga anggota Pansus DPRD Jatim Pembahas LKPj Gubernur Jatim Tahun Anggaran 2021.



